posted by magang1 on July 10, 2012

 

Workshop Risk Based Internal Audit Yogyakarta 19-20 July 2011

 

Profesi audit internal saat ini tengah berevolusi dari peran “watchdog” menjadi “strategic partner”.  Untuk memainkan peran tersebut auditor internal dituntut untuk mengubah mindset dari fokus ke output menjadi fokus ke proses. Selain itu auditor internal harus menguasai teknik-teknik yang mendukung perubahan peran tersebut, salah satunya adalah penggunaan pendekatan Risk Based Audit.

Risk Based Audit adalah pendekatan untuk menghubungkan resiko bisnis, resiko inherent, resiko pengendalian ke program kerja audit. Prinsip dasarnya adalah auditor harus memberikan perhatian, sumberdaya dan waktu ekstra di area yang beresiko. Selanjutnya area tersebut harus dipastikan terpasang pengendalian kunci (key controls) untuk menurunkan tingkat resiko.  Berbeda dengan audit eksternal, audit internal selain memberikan rekomendasi atas temuan di laporan keuangan maupun SPI, juga bertanggungjawab untuk memonitor apakah saran perbaikan tersebut dilaksanakan. Tolok ukur keberhasilan Auditor Internal bukan lagi banyak sedikit temuan, tetapi diukur dari seberapa besar masukan yang diberikan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Materi yang dibahas dalam Workshop Risk Based Internal Audit di Yogyakarta 19-20 July 2011 yang diselenggarakan oleh PT INSMART dengan peserta dari Auditor Internal Indonesia Power (anak perusahaan PLN) adalah:

  1. Perubahan paradigma audit internal
  2. Penguatan GCG dan Perbaikan Proses sebagai Fokus
  3. Risk Based Audit dan deteksi Fraud
  4. Kerangka Umum/Metodologi Risk Based Audit
  5. Analisa Resiko Bisnis
  6. Analisa Resiko Inherent dan Identifikasi Proses Signifikan
  7. ANalisa Resiko Pengendalian
  8. Perumusan Resiko Gabungan / Risk Matrix
  9. Perencanaan Audit berdasarkan hasil analisa Resiko
  10. Field Work
  11. Reporting
  12. Follow Up

Suasana Workshop di Hotel Santika Yogyakarta

Peserta dan suasana Workshop di Hotel Santika Yogyakarta

Tulis Komentar